Jangan Takut! Kanker Anak Bisa Disembuhkan dan Pentingnya Menumbuhkan Optimisme



Kanker amat berpengaruh terhadap kondisi kejiwaan pasien, terutama pada anak-anak yang rentan terkena stres akibat penyakit kronis. Hal ini pula yang menjadi tugas besar Indonesia dalam menangani kanker pada anak.

Menurut penelitian dalam American Cancer Society, anak-anak yang menderita kanker lebih berisiko mengalami gangguan psikosis dibandingkan anak seusianya. Gangguan psikologis tidak hanya terjadi saat anak menjalani pengobatan, tapi juga setelah mereka sembuh dari kanker.

Gangguan psikologis tersebut meliputi gangguan kecemasan (41,2%), penyalahgunaan obat-obatan (34,4%), serta gangguan mood dan lain-lain (24,4%). Gangguan psikosis dan gangguan kepribadian terjadi pada kurang dari 10% anak-anak.

Penelitian lain dalam Wiley Online Library turut menemukan gangguan psikologis lain yang dialami anak-anak penderita kanker. Para peneliti menemukan adanya kasus depresi, gangguan antisosial, post-traumatic stress disorder (PTSD), hingga skizofrenia.

#HariKankerAnakSedunia #SenyumSehatAnakIndonesia #YKAI

Source: Youtube